Sensasi Kenikmatan Mie Tiaw Apollo Terkenal Sejak 1968

Judul diatas merupakan kalimat yang saya ambil dari tulisan papan nama sebuah tempat makan di kawasan persimpangan Gajah Mada – Diponegoro. Tidak terasa 42 tahun sudah tempat makan ini menjalani proses tumbuh dan berkembang dari tahun 1968 hingga  saat ini.  Mie Tiaw Apollo, demikian nama tempat makan tersebut. Jika dilihat dari tahun berdirinya, Mie Tiaw Apollo mungkin sudah bisa dianggap sebagai salah satu maskot kuliner di Kalimantan Barat. Jika ada orang asing atau pengunjung yang berasal dari luar Kalimantan Barat, pasti saya akan membawanya ke Mie Tiaw Apollo ini. Salah satu diantaranya yang pernah saya bawa adalah Mr. Daniel Doughty yang berasal dari Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia. Kebetulan Mr. Daniel yang merupakan perwakilan dari Borneo Colours datang ke Pontianak dalam rangka memenuhi undangan saya untuk menjadi salah satu pembicara di acara Kopi Darat Komunitas Blogger en Netter Pontianak beberapa waktu lalu. Hanya satu komentar yang keluar dari Mr. Daniel begitu selesai merasakan sensasi kenikmatan Mie Tiaw Apollo, The Taste is So Delicious Bro…

Dalam operasional kesehariannya, Mie Tiaw Apollo mempekerjakan sekitar 6-10 orang karyawan. Hal ini dilakukan demi menjaga kualitas kecepatan pelayanan kepada pelanggan disaat jam-jam sibuk. Maklum saja karena bagi usaha makanan seperti Mie Tiaw Apollo kualitas rasa dan kecepatan pelayanan sangat menentukan. Demi memanjakan pelanggannya, Mie Tiaw Apollo telah menyediakan beberapa jenis menu yang dapat dinikmati seperti: Mie Tiaw Rebus dan Goreng, Bakso, Nasi Goreng, dan lain-lain. Tenang bro, bagi kaum muslim tidak perlu kuatir dengan halal tidaknya jenis makanan yang sebenarnya adalah makanan khas cina ini karena dapat dipastikan Mie Tiaw Apollo 100% HALAL.

Untuk harga seporsinya, dipastikan tidak akan membuat dompet teman-teman jebol karena harga yang dikenakan kepada konsumen cukup murah yaitu hanya sekitar Rp. 14.000,- saja. Akan lebih mantap jika ditemani dengan minuman pendamping yang juga merupakan minuman khas Pontianak yaitu Es Jeruk Pontianak, dengan harga Rp. 8.000,- per gelas kita sudah dapat merasakan kesegaran sari buah yang kaya dengan vitamin C murni ini. So, menurut saya nilai Rp. 22.000,- tidak akan sebanding dengan sensasi kelezatan yang akan kita rasakan.

Jumlah pengunjung yang semakin banyak membuat si pemilik Mie Tiaw Apollo harus menambah ruangan yang terletak dibagian belakang bangunan. Mungkin jika semua ruangan penuh terisi, ada sekitar 20-30 orang yang sedang menyantap hidangan mie nikmat tersebut.

Oke, demikian sedikit ulasan dari saya mengenai Mie Tiaw Apollo. Bagi yang penasaran untuk mencicipinya bisa langsung meluncur ke salah satu lokasi wisata kuliner Pontianak yang berada disekitar kawasan persimpangan Gajah Mada – Diponegoro ini. Jika masih tidak ketemu juga, tanya saja dengan orang-orang yang berada disekitar kawasan itu. Pasti akan ditunjukkan lokasinya, selamat mencicipi… (DW)

Related Posts


blog-indonesia.com W3 Directory - the World Wide Web Directory Free Url Submission
Local Blogs SEO Reports for bloggerborneo.com DMCA.com
blog search engine Personal TopBlogIndonesia.com
Feedage Grade B rated