Provokator No Pontianak Damai Yes

Suasana kurang kondusif yang kurasakan kemarin di PontianakIYCS 2012 Workshop Social Media and Community Building. Baca selengkapnya ... » (15/03/2012) menjadi salah satu alasan utama kenapa saya membuat tulisan ini. Dinginnya udara pagi didukung dengan gelapnya langit Pontianak menambah rasa penasaranku untuk mencari-cari informasi terkait dengan isu-isu yang berkembang saat ini. Dari berbagai media online Pontianak diketahui bahwa permasalahan mendasar munculnya masalah ini adalah karena adanya selisih paham antara massa Front Pembela Islam Kalimantan Barat (FPI Kalbar) dengan Dewan Adat Dayak Kalimantan BaratPasar Flamboyan, Ikon Modernisasi Pasar Tradisional Kota Pontianak. Baca selengkapnya ... » (DAD Kalbar) mengenai pemasangan spanduk penolakan FPI di Kalimantan Barat yang terpasang didepan Asrama Mahasiswa Pangsuma, Pontianak, Kalimantan Barat.

Foto diatas merupakan beberapa hasil dokumentasi yang diambil dari salah satu media di Pontianak secara online dimana kondisinya pada saat itu para pemuda sedang melakukan aksi long march dari Rumah Betang Pontianak menuju Mapolda Kalimantan Barat. Dikarenakan kondisi massa sedang ramai maka dari pihak kepolisian setempat mengambil tindakan untuk menutup sementara jalur utama yang dilewati rombongan tersebut. Sebenarnya gerakan ANTI FPI seperti ini hampir sama dengan gerakan-gerakan demo umumnya, namun karena ada isu-isu yang dihembuskan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab maka kondisi yang tergambar secara online di social mediaIYCS 2012 Workshop Social Media and Community Building. Baca selengkapnya ... » terkesan PONTIANAK RUSUH.

Berikut ini saya berikan kronologis mengenai asal mula timbulnya masalah yang sempat membuat warga Pontianak menjadi panik kemarin.

Rabu (14/03/2012) Sore

Massa FPI Kalbar sempat bersitegang dengan mahasiwa Dayak di Jl KH Wahid Hasyim terkait pemasangan spanduk di depan Asrama Pangsuma.

Rabu (14/03/2012) Malam

Terjadi pertemuan di Mapolresta Pontianak, dihadiri Ketua FPI Kalbar Habib Muhammad Iskandar Alkadrie dan Ketua Harian DAD Kalbar, Yakobus Kumis. Pertemuan itu dihadiri juga Wakil Wali Kota Pontianak Paryadi, Wakapolda Kalbar Kombes Pol Syafaruddin, dan Kapolresta Pontianak Kombes Pol Muharrom Riyadi. Seusai pertemuan, semua pihak menyatukan tangan sebagai simbol kesepakatan damai. Habib Muhammad Iskandar juga terlihat merangkul Yakobus Kumis. Tangan keduanya bergenggaman erat. “Saya mohon dengan hormat agar seluruh masyarakat menjaga situasi tetap kondusif sehingga tidak ada permasalahan lagi, dan masyarakat tidak terganggu dengan adanya jalan yang ditutup,” kata Unggung Cahyono.

Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Erwin Hudawi Lubis, yang juga turun ke lapangan menemui kedua kelompok massa, mengatakan, ia bersama Kapolda Kalbar telah melakukan dialog dengan pengurus DAD Kalbar, dan juga melakukan dialog dengan pengurus FPI Kalbar, serta tokoh-tokoh masyarakat terkait dengan permasalahan yang terjadi.

Kamis (15/03/2012) Siang

Massa dari kedua pihak turun ke jalan di lokasi yang berbeda. Aparat keamanan memblokade sejumlah ruas jalan agar kedua kelompok massa tidak sampai bertemu. Sejumlah personil Brimob Polda Kalbar turut disiagakan disekitar Rumah Betang Pontianak, tempat dimana massa DAD Kalbar berkumpul. Hal ini dilakukan karena ada isu-isu yang berhembus bahwa akan ada penyerangan ke lokasi tersebut. Alhamdulillah, sampai malam hari meski suasana masih cukup menegangkan isu tersebut tidak terjadi.

Jum’at (16/03/2012) Pagi

Kondisi di Rumah Betang Pontianak masih lengang, hanya tampak sampah-sampah bekas minuman berserakan di lingkungan Rumah Adat Dayak tersebut. Mobil dan truk dari Polda Kalbar sudah banyak terparkir rapi disekitar kawasan itu, diharapkan pada hari ini kondisi Pontianak tidak lagi menegangkan seperti kemarin. Dan demi menjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan, maka dari Pemerintah Kota setempat mengambil kebijakan untuk meliburkan semua sekolah-sekolah maupun universitas pada hari ini sampai dapat dipastikan kondisinya kondusif.

Satu hal yang ingin saya tekankan disini adalah kita sebagai warga masyarakat Pontianak jangan mudah terprovokasi dengan isu-isu negatif hasil hembusan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Secara logika, kita seharusnya dapat berpikir masa hanya karena masalah pemasangan spanduk saja ributnya sampai seperti ini. Kuncinya adalah dari lingkungan terkecil yaitu Rukun Tetangga (RT), jangan pernah mau untuk diajak untuk mendukung pihak A maupun pihak B karena bagaimanapun juga kita tidak tahu masalah yang sebenarnya. Biarlah semua perselisihan paham ini diselesaikan oleh pihak kepolisian, pemerintah daerah setempat, dan para tokoh pemuka agama yang menjadi panutan kita selama ini. Kite ndak mao macam-macam kok, kite cuma mao #PONTIANAK DAMAI. (DW)

CATATAN: BAGI SIAPA SAJA YANG INGIN KONDISI KOTA PONTIANAKPengalaman Mengikuti Seminar Blog di Pontianak. Baca selengkapnya ... » DAMAI MARI BERSAMA KITA MENGGUNAKAN HASHTAG #PONTIANAKDAMAI DI SEMUA SOCIAL MEDIA YANG DIGUNAKAN :-)

Sumber Tulisan dan Gambar:

Link Referensi:

Kata Kunci Pencarian Terkait:

Share tulisan ini ya...Share on Facebook49Share on Google+0Share on LinkedIn2Pin on Pinterest0Tweet about this on Twitter6
Rate this article!
Tags:
author

Author: 

Blog yang berisi info mengenai Pontianak, perjalanan Blogger Borneo, liputan kegiatan, dan review produk jasa terbaru. Jika ada yang berminat produknya direview langsung aja menghubungi 08565030366. Thanks...

8 Responses

  1. author

    honeylizious3 years ago

    seram tapi bang nengok orang ramai bawa mandao gitu…

    -_______-

    Reply
    • author
      Author

      Dwi Wahyudi3 years ago

      Iya sih, serem juga. Makanya kmrn aparat kepolisian langsung blokade jalanan kan, biar ngga terjadi apa2. Tapi sepertinya hari ini udah mulai kondusif deh. #PONTIANAKDAMAI

      Reply
  2. author

    yoszca3 years ago

    Semoga Pontianak tetap damai selalu,jangan ada lagi pertumpahan darah di Indonesia tercinta

    Reply
    • author
      Author

      Dwi Wahyudi3 years ago

      Amin bro, kami di #PONTIANAKDAMAI juga menginginkan hal yang serupa. Cukup sudah kerusuhan yang dulu sempat beberapa kali terjadi di Kalimantan Barat, jangan sampai terulang lagi. Kami cinta damai :-)

      Reply
  3. author

    Natalius3 years ago

    #PontianakDamai “YES” #PontianakDamai “YES” #PontianakDamai “YES”

    Semoga !!

    Reply
  4. author

    Bikarscreativ3 years ago

    DAMAI YESSSSSSSSS

    Reply
  5. author

    jarwadi MJ (@jarwadi)3 years ago

    ditunggu postingan postingan dan update twitter nya mas, agar berita menjadi berimbang tidak hanya monetisasi media saja :)

    Reply
    • author
      Author

      Dwi Wahyudi3 years ago

      Alhamdulillah untuk saat ini semua sudah aman terkendali bro, peran serta semua unsur masyarakat dapat membuat #PONTIANAKDAMAI kembali :-)

      Reply

Leave a Reply