Peresmian Mempawah Mangrove Park, Menambah Obyek Wisata di Kabupaten Mempawah

“Peresmian Mempawah Mangrove Park dan Penyerahan Bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) Tahun 2016”, kalimat ini tertulis secara telas di spanduk besar yang terpasang di bagian depan lokasi penyelenggaraan. Di kanan kirinya juga dipasang spanduk tegak milik Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Barat.

Peresmian Mempawah Mangrove Park 2016
Semua Pihak Saling Berpegangan Tangan dalam Peresmian Mempawah Mangrove Park 2016

Dalam rangka memenuhi undangan dari Ketua Mempawah Mangrove Conservation untuk menghadiri acara peresmian Mempawah Mangrove Park (MMP), Blogger Borneo pagi-pagi sekali sudah bergegas untuk meluncur ke tempat pelaksanaannya yaitu di Komplek Taman Makam Pahlawan, Desa Pasir, Kabupaten Mempawah. Waktu menunjukkan pukul 05.30 WIB ketika Blogger Borneo mulai menghidupkan sekaligus memanaskan mesin untuk sesaat.

Sebenarnya undangan resmi ini sifatnya kolektif dimana kawan-kawan yang menjadi bagian langsung dari Komunitas Blogger Pontianak bisa juga turut serta. Akan tetapi, dikarenakan di hari H kawan-kawan pada memiliki aktivitas semua maka saya memutuskan untuk berangkat sendiri ke acara peresmian Taman Bakau Mempawah ini. Dibutuhkan waktu kurang lebih 1,5 jam untuk sampai ke kabupaten yang baru berganti nama ini.

Karena masih dirasa cukup awal, maka Blogger Borneo memutuskan untuk särapan terlebih dahulu di kantin yang berada di bagian pojok kanan Rumah Sakit Daerah dr. Rubini. Lokasi ini memang cukup terkenal dimana setiap berkunjung ke Mempawah, Blogger Borneo selalu singgah disini. Beberapa menu, seperti: Bubur Ayam, Soto, Bakso, Mie Tiaw Goreng, dan Nasi Goreng tersedia disini. Untuk urusan harga jangat kuatir karena salah satu alasan kenapa Blogger Borneo memilih tempat ini selain enak rasanya juga murah harganya. 😀

MEMPAWAH MANGROVE PARK

Kurang lebih 1,5 jam berselang, Blogger Borneo menghubungi Bang Freddy untuk membuat janji bertemu langsung di TKP. Sesampai di lokasi peresmian, Blogger Borneo berkeliling sebentar untuk melihat situasi sekaligus menanti kedatangan Bang Freddy yang datang tak lama kemudian. Tampak beberapa perwakilan dari media-media cetak yang ada di Pontianak turut hadir dalam acara peresmian tersebut. Selain itu, ada juga perwakilan dari beberapa komunitas pemuda duduk rapi diantara kursi para undangan.

Peresmian Mempawah Mangrove Park 2016
Ketua Mempawah Mangrove Park Sedang Memberikan Kata Sambutan

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Barat, Bapak Dwi Suslamanto menjelaskan pada era ekonomi makro yang saat ini tidak memberi kepastian, pengembangan ekowisata seperti yang dikembangkan MMC, merupakan satu di antara solusi tepat untuk pengembangan ekonomi di Kalbar khususnya di Mempawah. Melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI), disalurkan bantuan kepada pengelola MMP sebesar 100 juta rupiah.

BACA JUGA: WISATA NUSANTARA MEMPAWAH

Selain dihadiri oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Barat, acara peresmian ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Kabupaten Mempawah, Bapak Gusti Ramlana, serta beberapa perwakilan dari dinas dan institusi terkait. Dalam kata sambutannya, Pak Gusti, demikian namanya akrab dipanggil memberikan apresiasi positif kepada kawan-kawan dari Mempawah Mangrove Conservation yang selama 4 tahun belakangan ini berhasil mewujudkan keberadaan Mempawah Mangrove Park.

Peresmian Mempawah Mangrove Park 2016
Perwakilan Komunitas Generasi Baru Indonesia Kalimantan Barat

Di kesempatan yang sama, Bang Raja Fajar Azansyah selaku Ketua Mempawah Mangrove Conservation dalam kata sambutannya sedikit bercerita mengenai kisah awal mula dirinya dan dua orang temannya menjadi Mangrove Volunteer pada tanggal 11 Desember 2011.

MEMPAWAH TOURISM

Meski pada awalnya tidak mendapat perhatian dari masyarakat setempat dan sempat dianggap orang gila karena melakukan hal yang tidak berguna dan sia-sia, namun perjuangan dan kerja keras yang telah dilakukan selama ini pada akhirnya bisa menjadikan sebuah impian di Mempawah terdapat Taman Bakau menjadi kenyataan.

Menurut Bang Fajar, sejak melakukan “soft opening” pada 6 Agustus lalu, hingga saat ini sudah sekitar 2.218 pengunjung yang datang kesini. Alhamdulillah semua ini tidak akan terwujud tanpa dukungan dari semua pihak.

BACA JUGA: TAMAN BAKAU MEMPAWAH

“Saat ini untuk masuk harga tiket masuk (HTM)  untuk umum dan Rp3.000 untuk mahasiswa dan pelajar. Di MMP kami juga sedang menerima 10 mahasiswa magang dari Jurusan Kehutanan dan Kelautan-MIPA Untan dan menjadi mitra teman-teman yang sedang melakukan penelitian skripsi dengan objek penelitian mangrove di Kabupaten Mempawah sebanyak enam orang,” katanya, demikian dikutip dari AntaraNews.Com, Selasa (30/08/2016).

Kedepannya, diharapkan keberadaan taman mangrove ini dapat menambah jumlah destinasi wisata di Kabupaten Mempawah. Sebagai daerah yang tepat berada ditengah-tengah antara Kota Pontianak dengan Singkawang, Mempawah sepertinya sangat cocok untuk dijadikan sebagai tempat pemberhentian untuk beristirahat. Dan karena memiliki pemandangan pesisir dengan dikelilingi taman bakau yang hijau dan menyejukkan, Taman Bakau Mempawah bisa menjadi tempat tepat untuk beristirahat. (DW)

You might also like More from author

Comments

Proses...