Mempawah Mangrove Park, Menikmati Keindahan Taman Bakau di Pesisir Pantai

Kabupaten Mempawah, bagi para traveller nama daerah ini sudah cukup dikenal karena merupakan jalur perlintasan jika ingin menuju ke Singkawang atau Sambas.

Mempawah Mangrove Conservation

Jika diukur jarak antara Pontianak ke Singkawang, bisa dianggap Mempawah tepat berada diantaranya. Meski secara jarak berada di tengah-tengah perjalanan, namun sepertinya tidak begitu banyak para traveller yang menjadikan Mempawah sebagai tempat persinggahan. Mereka umumnya berhenti dan singgah di daerah Pasar Sungai Pinyuh yang jaraknya sekitar 30-45 menit sebelum Mempawah.

Kurangnya promosi mengenai obyek wisata Mempawah yang ada sepertinya menjadi salah satu faktor kenapa Kabupaten Mempawah masih tidak terlalu dikenal para wisatawan dalam maupun luar negeri. Padahal dari segi jarak sebenarnya lebih dekat dari Pontianak, jadi bisa dijadikan alternatif daerah tujuan wisata keluarga apabila waktu liburannya cukup pendek. Sedangkan bagi siapa saja yang akan melakukan perjalanan menuju Singkawang atau Sambas, jalurnya pasti melewati kota ini sehingga seharusnya bisa singgah dan berjalan-jalan sekalian.

MEMPAWAH MANGROVE PARK

Khusus untuk obyek wisata, Kabupaten Mempawah memiliki beberapa lokasi yang cukup dikenal, antara lain: Istana Kerajaan Mempawah Amantubillah, Wisata Nusantara, dan Pantai Kijing. Ketiga lokasi ini telah dianggap sebagai icon pariwisatanya Mempawah dari dulu hingga sekarang.

Nah, dalam kurun waktu setahun ini Kabupaten Mempawah juga telah memiliki obyek wisata alam baru yang terletak di Desa Pasir yaitu Mempawah Mangrove Park (MPP). Alhamdulillah pada saat peresmian lokasi ini di Komplek Taman Makam Pahlawan pada hari Selasa, (23/08/2016) lalu, Blogger Borneo diundang untuk datang dan mengikuti seremoni acara dari awal sampai selesai.

BACA JUGA: PERESMIAN MEMPAWAH MANGROVE PARK

Begitu acara seremoni selesai dilaksanakan, para undangan termasuk Blogger Borneo sendiri diajak untuk masuk dan jalan-jalan berkeliling di kawasan Taman Bakau yang ada di Kabupaten Mempawah ini. Jujur saja, meski sering melewati kota ini namun Blogger Borneo baru tahu mengenai keberadaan Mempawah Mangrove Park. Jadi perjalanan blogwalking kali ini merupakan kali pertama sehingga tetap harus didokumentasikan dan disebarluaskan biar diketahui semakin banyak orang.

Mempawah Mangrove Park merupakan sebuah kawasan yang memiliki panjang lintasan sekitar 300 meter dengan luas wilayah kurang lebih 2 hektar. Pintu masuk kawasan ini melalui jalur sebelah kiri Komplek Taman Makam Pahlawan yang terletak di Desa Pasir, Kabupaten Mempawah. Dibutuhkan waktu kurang lebih 30 menit mulai masuk dari pintu gerbang depan hingga ke dermaga yang berhadapan langsung dengan Pulau Penibung.

Menurut informasi dari kawan-kawan MMC, dulunya pulau tersebut merupakan satu daratan dan bisa dilalui menggunakan kendaraan roda empat. Akan tetapi, seiring perjalanan waktu disertai dengan proses abrasi yang cukup kuat, pulau tersebut sudah menjadi bagian terpisah sehingga untuk menuju kesana sekarang harus tetap menggunakan perahu motor air atau sampan minimal.

MEMPAWAH TOURISM

Kondisi inilah yang membuat Raja Fajar Azansyah berinisiatif untuk membentuk MMC. Meski pada awal mulanya jumlah anggotanya hanya berjumlah 3 orang termasuk dirinya sendiri, namun Beliau tetap konsisten dan terus berupaya menjadikan impian Kabupaten Mempawah memiliki taman bakau bisa menjadi sebuah kenyataan. Dan Alhamdulillah setelah kurang lebih empat tahun berlalu, kini kita sudah melihat bentuknya dalam wujud nyata.

Hasil Produk Olahan dari Buah Pohon Bakau
Hasil Produk Olahan dari Buah Pohon Bakau

Ternyata selain memiliki potensi pemandangan alam, dari tanaman-tanaman bakau yang ditanam bisa menghasilkan buah dimana jika diproses lebih lanjut akan menjadi beberapa jenis produk olahan, seperti: dodol, sirup, dan manisan. Hasil produk olahan ini bisa dibeli ketika para pengunjung masuk ke dalam kawasan ini.

Mengenai Harga Tiket Masuk (HTM), dibedakan menjadi dua kategori usia, yaitu: Dewasa atau Umum Rp. 5.000,- Per Orang dan Anak-Anak atau Pelajar Rp. 3.000,- Per Orang. Sedangkan bagi mahasiswa atau para pengunjung yang ingin melakukan penelitian tidak dikenakan biaya masuk alias gratis.

BACA JUGA: WISATA NUSANTARA MEMPAWAH

Terhitung sejak dibuka pada saat softlaunch pertengahan tahun ini, sampai per 21 Agustus lalu Mempawah Mangrove Park telah dikunjungi oleh sekitar 2.218 orang dari berbagai kalangan. Beberapa fasilitas umum yang tersedia untuk saat ini, antara lain: Playground Anak-Anak, WC Umum, dan 8 Buah Kanoo yang Disewakan.

Wah, sepertinya asyik juga ya jalan-jalan dan berkunjung ke kawasan Mempawah Mangrove Park. Jangan lupa ketika lewat jangan lupa singgah sejenak disini. Selain murah, tempatnya sejuk dan nyaman. Satu lagi, sirup mangrovenya juga segar lho. Ngga percaya??? Datang aja dan buktikan sendiri. Ditunggu kehadirannya yach… (DW)

You might also like More from author

Comments

Proses...