BloggerBorneo.Com merupakan media blog yang mengulas mengenai bisnis online, review produk, liputan khusus, dan lowongan kerja.

Melihat Sosok Kuntilanak dan Peran Sertanya dalam Dunia Sinema Indonesia

Kota Pontianak mendapat namanya karena konon Abdurrahman Alkadrie, pendiri Kesultanan Pontianak, diganggu hantu ini ketika akan menentukan tempat pendirian istana.

Baru-baru ini para netizen khususnya yang berasal dari kota Pontianak sedang dihebohkan dengan adanya wacana dari Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata, Bapak Kartius, SH., M.Si, untuk membangun sebuah bangunan berupa tugu yang diberi nama Tugu Kuntilanak.

Berbagai macam respon dalam bentuk pro dan kontra pun bermunculan setelah informasi mengenai wacana Beliau membangun Tugu Kuntilanak ini beredar di media sosial. Rencananya Tugu Kuntilanak akan mengambil lokasi di tepian sungai Kapuas tepatnya berada di sekitar Jembatan Kapuas I dengan tinggi sekitar 100 meter.

Baca Juga: Kota Pontianak Bukan Hanya Sekedar Kota Kuntilanak

Meski mendapat sorotan tajam dari para netizen maupun DPRD Provinsi yang menganggap bahwa wacana tersebut tidak masuk akal, namun sosok yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala BKD Provinsi Kalimantan Barat tetap optimis dan berusaha maksimal untuk mewujudkan salah satu program kerjanya ini.

Meme Tugu Kuntilanak di Kota Pontianak
Penampakan Meme Tugu Kuntilanak di Media Sosial Facebook (Sumber: Kalbar.Prokal.Co)

Terlepas dari pro kontra terkait dengan wacana pembangunan Tugu Kuntilanak, Blogger Borneo pada tulisan ini tidak ingin berpolemik dan mengajak berdebat panjang lebar. Disini Blogger Borneo hanya ingin berbagi informasi mengenai definisi dari Kuntilanak itu sendiri seperti apa. 🙂

DEFINISI KUNTILANAK

Oke, menurut Wikipedia Indonesia, Kuntilanak (bahasa Melayu: Pontianak atau Puntianak, atau sering disingkat kunti) adalah hantu yang dipercaya berasal dari perempuan hamil yang meninggal dunia atau wanita yang meninggal karena melahirkan dan anak tersebut belum sempat lahir. Nama “puntianak” merupakan singkatan dari “perempuan mati beranak”. Mitos ini mirip dengan mitos hantu langsuir yang dikenal di Asia Tenggara, terutama di nusantara Indonesia. Mitos hantu kuntilanak sejak dahulu juga telah menjadi mitos yang umum di Malaysia setelah dibawa oleh imigran-imigran dari nusantara.

Kota Pontianak mendapat namanya karena konon Abdurrahman Alkadrie, pendiri Kesultanan Pontianak, diganggu hantu ini ketika akan menentukan tempat pendirian istana.

BENTUK DAN WUJUD KUNTILANAK

Umumnya, kuntilanak digambarkan sebagai wanita cantik berambut panjang dan berbaju panjang warna putih. Dalam cerita rakyat Melayu, sosok kuntilanak digambarkan dalam bentuk wanita cantik dengan punggung berlubang. Kuntilanak digambarkan senang meneror penduduk kampung untuk menuntut balas. Kuntilanak sewaktu muncul selalu diiringi harum bunga kemboja. Konon laki-laki yang tidak berhati-hati bisa dibunuh sesudah kuntilanak berubah wujud menjadi penghisap darah. Kuntilanak dikatakan sering menjelma sebagai wanita cantik yang berjalan seorang diri dijalan yang sunyi. Oleh karena itu, cerita ini kemungkinan bertujuan menghindari golongan wanita daripada diganggu oleh pemuda-pemuda yang takut akan Kuntilanak ketika berjalan seorang diri di jalan yang sunyi.

Baca Juga: Mengenal Pontianak sebagai Kota Seribu Parit

Dalam cerita seram dan film horor di televisi Malaysia, kuntilanak digambarkan membunuh mangsa dengan cara menghisap darah di bagian tengkuk, seperti vampir.

Agak berbeda dengan gambaran menurut tradisi Melayu, kuntilanak menurut tradisi Sunda tidak memiliki lubang di punggung. Jenis yang memiliki lubang di punggung sebagaimana deskripsi di atas disebut Sundel Bolong. Kuntilanak konon juga menyukai pohon tertentu sebagai tempat “bersemayam”, misalnya waru yang tumbuh condong ke samping (populer disebut “waru doyong”).

PERAN KUNTILANAK DALAM DUNIA SINEMA INDONESIA

Kepercayaan akan adanya kuntilanak atau sundel bolong sangat sering dijadikan sebagai bahan urban legend serta sinema. Berikut adalah beberapa film yang dibuat dengan inspirasi dari kuntilanak:

Film Indonesia

  • Terowongan Casablanca (Kuntilanak Merah) (2007) (Indika Entertainment)
  • Kuntilanak (2006) karya Rizal Mantovani
  • Kuntilanak (1974); dibintangi dan disutradarai oleh Ratno Timoer)
  • Kuntilanak (1962), dibintangi oleh Ateng
  • Sundel Bolong, dibintangi oleh Suzanna
  • Kuntilanak Kamar Mayat (2009)
  • Kuntilanak Beranak (2009)
  • Paku Kuntilanak (2009)
  • Jeritan Kuntilanak (2009)
  • Kuntilanak Kesurupan (2010), Dibintangi Oleh Aziz Gagap
  • Arwah Kuntilanak Duyung (2011)

Film Malaysia

  • Pontianak Gua Musang
  • Anak Pontianak (1958)
  • Pontianak Kembali (1963)
  • Pontianak Harum Sundal Malam (2004)
  • Pontianak Harum Sundal Malam 2 (2005)
  • Pontianak Menjerit (2005)

Dalam serial HBO Asia Halfworlds sosok kuntilanak ditampilkan sebagai salah satu demit bernama Ros yang diperankan oleh Tara Basro. Ros digambarkan sebagai kuntilanak yang cantik, penggoda dan merupakan kekasih dari Tony, Genderuwo yang diperankan oleh Reza Rahadian. Senjata andalan Ros adalah pasak kuntilanak yang dijadikan asesoris rambut olehnya.

Mungkin karena nama Kuntilanak dianggap konon memiliki keterkaitan dengan sejarah berdirinya Kota Pontianak, maka Bapak Kartius, SH., M.Si ingin membangun Tugu Kuntilanak sebagai salah satu obyek wisata baru. Sebenarnya apapun wacana yang dibuat selama memiliki manfaat positif dalam misi memajukan kota Pontianak tidak akan ada yang melarang. Semoga masih bisa dipertimbangkan lagi wacananya ya karena kita tentu saja berharap kota Pontianak memiliki simbol pariwisata yang positif, unik, dan menarik. (DW)

Referensi:

  • https://id.wikipedia.org/wiki/Kuntilanak

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.

CommentLuv badge