Melalui Media Sosial, Keempat Wanita Muda Ini Menebar Inspirasi

Apakah Anda pernah merasa sudah mulai jenuh bermedia sosial dikarenakan isi statusnya hanya memunculkan kisah-kisah yang tak jelas juntrungannya? Apakah Anda pernah berpikir tidak akan menggunakan media sosial lagi hanya karena merasa frustasi? Oke, sebelum Anda berpikir akan kedua hal tersebut, mungkin Anda bisa membaca dulu mengenai kisah empat wanita muda yang cukup menginspirasi ini.

ANDRA ALODITA

Ternyata penampilan muda, cantik, dan berbakat tidak cukup membuat Andra Alodita menjadi cukup terkenal di media sosial. Justru kisah hidupnya yang kuat dan tegar ketika sedang berusaha keras untuk menyembuhkan diri dari hydrosalpinx atau lebih dikenal sebagai perlengketan usus yang berefek pada infeksi tuba falopi membuatnya sangat memberi inspirasi bagi para pengguna media sosial.

Siapa bakal mengira kisah-kisah sedih yang dibagikannya selama perjalanan medis yang dijalaninya membuat dirinya semakin dekat dengan para pembaca blog dan pengikutnya di media sosial. Dalam setiap postingan-postingan kisah tersebut, Andra Alodita selalu menyisipkan semangat positif bahwa setiap kesulitan hanya datang sesaat dan hari yang lebih baik akan datang pada akhirnya. Semangat-semangat positif inilah yang mampu menginspirasi para pengikutnya di Instagram.

Hydrosalpinx memaksannya untuk menjalani program bayi tabung, Alhamdulillah program ini berhasil dilaluinya dengan lancar dan semua kisah berakhir bahagia.

OKTRI MANESSA

Siapa bilang seorang dokter gigi tidak boleh terkenal di media sosial hanya karena kesehariannya harus berkutat dengan pasien dan ruang perawatan gigi. Seorang dokter muda wanita bernama drg. Oktri Manessa mematahkan pendapat tersebut. Meski berasal dari kalangan medis, Oktri cukup dikenal oleh para pengikutnya. Buktinya, sampai saat ini akun Instagramnya sudah diikuti oleh sekitar 50 ribuan orang.

Oktri Manessa, Pendiri Klinik Oktri Manessa Dental Care
Oktri Manessa, Pendiri Klinik Oktri Manessa Dental Care (Sumber: MuslimahDaily.Com)

Oktri mulai dikenal ketika mendirikan klinik Oktri Manessa Dental Care (OMDC). Berbekal pengalaman ketika mengikuti masa bakti sebagai dokter daerah di Nangroe Aceh Darussalam, Oktri mencoba untuk membuat sebuah klinik yang meski kualitas pelayanannya sangat bagus namun tarifnya tetap “ramah” bagi kantong para pasien. Tidak terasa usaha kliniknya ini telah memasuki tahun ke 3, dokter gigi penyuka warna pink ini tak surut untuk terus mengembangkan baktinya sebagai dokter gigi untuk semua kalangan. Inilah yang membuat Oktri semakin dikagumi serta kian terkenal di media sosial.

AYLA DIMITRI

Meski berkecimpung dalam dunia fashion, Ayla Dimitri juga selalu menyempatkan dirinya untuk berbagi inspirasi kepada para pengikutnya di media sosial Instagram. Dalam aktivitas kesehariannya, Ayla memiliki prinsip bahwa hidup ini terlalu indah untuk meributkan hater atau hal negatif lainnya. Sikap positifnya ini membuatnya cukup disukai oleh para followers-nya, oleh karena itu setiap Ayla berbagi informasi di laman Instagramnya selalu di-like ribuan orang dan mendapat respon komentar yang beragam.

Selama ini Ayla selalu berbagi inspirasi kepada para pengikutinya seputar dunia kesehatan dan kecantikan. Dan sampai saat ini, jumlah pengikut akun Instagramnya sudah mencapai angka 127 ribuan orang.

ADINIA WIRASTI

Adinia Wirasti, sosok selebriti tanah air ini memiliki gaya penampilan sendiri dan tidak mau didikte oleh tren kebanyakan. Dalam aktivitasnya sehari-hari, Adina tidak pernah merasa canggung untuk menenggelamkan dirinya di alam liar Indonesia. Baginya ini adalah bagian dari sebuah “liburan”, menjelajahi satu per satu bagian kehidupan melalui media sosial. Darah jawa yang mengalir dinamis dalam tubuhnya membuat Adinia tampak sebagai seorang perempuan Indonesia yang mandiri, percaya diri, tapi tetap apa adanya. Sungguh hal yang cukup langka di era serba pencitraan seperti sekarang ini.

Demikian kisah mengenai keempat sosok wanita menginspirasi ini Blogger Borneo lansir dari MuslimahDaily.Com, Selasa (19/04/2016). Semoga tulisan ini mampu mendorong kawan-kawan untuk melakukan hal serupa. Jangan jadikan media sosial sebagai “alat” penebar informasi negatif yang merusak, buatlah media sosialmu sebagai kekuatan untuk menginspirasi dan memotivasi perempuan-perempuan lainnya. (DW)

You might also like More from author

Comments

Proses...