Kampanye #HariPertamaSekolah, Lindungi Privasi Anak Anda dari Ancaman Tindak Kejahatan

Besok, hari Senin tanggal 18 Juli 2016, merupakan Hari Pertama Sekolah. Bagi sebagian besar orang tua, besok tentunya akan menjadi saat yang paling berkesan karena bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru 2016/2017. Rasa senang dan bahagia tentu saja akan dirasakan ketika esok hari, untuk pertama kalinya mereka akan mengantarkan anak kesayangannya ke sekolah pilihan masing-masing. Blogger Borneo sendiri di tahun ini juga merasakan hal yang sama karena besok akan menjadi momen spesial sang anak mulai mengeyam bangku pendidikan. Alhamdulillah semoga semua dilancarkan oleh Allah SWT. Amin…

Terkait dengan momen Hari Pertama Sekolah tahun ini, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia mengeluarkan Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2016 tentang #HariPertamaSekolah. Surat Edaran ini dibuat dengan tujuan untuk mendorong bertumbuhnya iklim pembelajaran yang positif dan menyenangkan bagi anak-anak yang akan bersekolah pertama kali, atau akan bersekolah kembali setelah berlibur panjang. Salah satu bentuk kebijakan yang diatur dalam Surat Edaran ini adalah menganjurkan para orang tua murid untuk mengantarkan anaknya langsung ke sekolah.

Kampanye Hari Pertama Sekolah
Kampanye Hari Pertama Sekolah (Sumber: Liputan6.Com)

KAMPANYE HARI PERTAMA SEKOLAH

Oke, mungkin jika kita lihat sepintas pelaksanaan kampanye #HariPertamaSekolah ini memiliki nilai positif karena anak-anak akan merasa senang dan aman ketika mereka baru akan mulai bersekolah di hari pertama. Akan tetapi, jika diperhatikan secara seksama, mulai munculnya pihak-pihak yang mengambil kesempatan dalam kesempitan sesaat setelah Surat Edaran ini beredar menyebabkan kondisinya menjadi agak menguatirkan. Adapun kesempatan dalam kesempitan yang dimaksud adalah ketika pihak-pihak tertentu pada mengadakan lomba-lomba foto dengan tema Hari Pertama Sekolah.

Dalam menyelenggarakan lomba ini, para panitia meminta agar para orang tua bisa “berbagi” kebahagiaan dengan mengambil foto pada saat anaknya diantar ke sekolah dimana nantinya foto-foto tersebut akan disebarkan melalui media-media sosial yang dimiliki.

Hellllooooooooooo… Apakah kalian sadar Bapak-Bapak maupun Ibu-Ibu??? Anak kalian ini besok akan diantar ke sekolah itu untuk belajar lho, bukan untuk dijadikan sebagai alat bantu narsis bagi kalian para orang tua yang “kebelet” ingin mendapatkan hadiah dari pelaksanaan lomba tersebut. Biar bagaimanapun juga, anak kalian itu butuh privasi yang tidak harus diumbar dan dipublikasikan melalui akun media sosial para orang tuanya. Ingat!!! Media sosial saat ini juga bisa menjadi salah satu fasilitas pendukung terjadinya tindak kejahatan.

Wajah Bahagia Para Murid di Hari Pertama Sekolah
Wajah Bahagia Para Murid di Hari Pertama Sekolah (Sumber: Bintang.Com)

ANJURAN DARI KEMKOMNIFO

Kementerian Komunikasi dan Informasi (KEMKOMINFO) dan ID COP yang merupakan gabungan dari beberapa organisasi sosial, seperti: KPAI, ECPAT, ICT Watch, Relawan TIK Indonesia, NAWALA, SEJIWA, dan FATAYAT NU pada dasarnya mengapresiasi positif mengenai Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 4 Tahun 2016 tentang #HariPertamaSekolah. Akan tetapi, KEMKOMINFO dan ID COP juga tidak lupa menghimbau para orang tua agar benar-benar mempertimbangkan aspek keamanan anak dalam menentukan kriteria lomba secara online. Foto anak yang diunggah di internet baik melalui media sosial dapat memancing para predator anak untuk melakukan kegiatan profiling anak melalui data-data anak yang diumumkan secara online.

Memang bagi sebagian besar para orang tua akan menganggap bahwa kenangan tentang #HariPertamaSekolah memang patut untuk diabadikan, akan tetapi tindakan memposting secara gamblang profil anak, baik itu berupa: Foto, Alamat Rumah/Sekolah, Nama Anak, Nama Orang Tua, dan Nomor Telepon di media sosial akan membawa dampak negatif untuk keamanan anak kita sendiri.

Sekedar hanya ingin menyampaikan sebuah informasi bahwa untuk saat ini korban pedofilia sudah cukup banyak. Kita tidak perlu lagi menambah jumlah korban karena adanya kampanye yang mengumbar data pribadi anak dan foto anak di media sosial secara serampangan.  Jangan hanya karena ingin eksis dan populer belaka, serta menang dalam kontes tersebut, lantas kita justru mengorbankan keselamatan anak.

Sebagai orang tua yang seharusnya sadar dan paham mengenai tugas dan tanggung jawabnya, salah satu diantaranya adalah menghormati hak anak dengan menjaga privasi dan keamanan mereka diatas segalanya. Prioritaskan keselamatan dan keamanan anak di #HariPertamaSekolah. Jangan buat dirinya merasa terganggu karena merasa diawasi oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab diluar lingkungan sekolah. (DW)

Sumber:

  • https://www.facebook.com/fajareridiantoo/posts/10207419569553056

You might also like More from author

Comments

Proses...