Himbauan Ketertiban Umum Seluruh Kecamatan di Kota Pontianak

Pagi ini Blogger Borneo seperti biasa sarapan pagi di salah satu lokasi penjual bubur yang cukup terkenal di kawasan Parit Haji Husin I atau lebih dikenal sebagai Paris I yaitu Bubur Kak Tin. Sedang asyik menyantap hidangan buburnya, secara tidak sengaja Blogger Borneo membaca beberapa lembar kertas tertempel di dindingnya. Setelah diperhatikan, ternyata kertas-kertas tersebut berisikan informasi mengenai Surat Edaran Himbauan Ketertiban Umum yang dikeluarkan oleh Camat Pontianak Selatan untuk diteruskan kepada masyarakat yang tinggal dalam lingkungan wilayah pemerintahan kecamatan tersebut.

Blogger Borneo melihat sepertinya surat edaran ini sifatnya umum dan berlaku untuk semua kecamatan yang ada di Kota Pontianak, antara lain: Pontianak Barat, Pontianak Timur, Pontianak Utara, Pontianak Selatan, dan Pontianak Tenggara. Dan karena Blogger Borneo merasa ini harus diketahui oleh semua elemen masyarakat, maka Blogger Borneo kembali menuliskan kembali isi dari Surat Edaran Himbauan Ketertiban Umum di blog ini.

Berikut kutipannya secara garis besar:

Dalam upaya meningkatkan keamanan, ketenteraman, ketertiban, kebersihan, dan keindahan sehingga terwujud situasi yang kondusif dalam tatanan kehidupan bermasyarakat, maka dengan ini dihimbau kepada seluruh warga masyarakat Kota Pontianak agar dapat melaksanakan semua norma yang berlaku serta peraturan atau regulasi mengenai ketertiban umum.

Kantor Camat Pontianak Kota
Kantor Camat Pontianak Kota (Sumber: GoenSmith.Com)

Berkaitan dengan hal tersebut diatas, diharapkan kerjasama dan partisipasi antara Babinkamtibmas, Babinsa, dan Pengurus RT maupun RW seluruh kelurahan yang ada di Kota Pontianak untuk dapat memonitor pelaksanaan surat edaran ini secara berkala.

KETERTIBAN UMUM

TERTIB KEBERSIHAN

  1. Setiap orang yang berada dalam ruang lingkup Kota Pontianak wajib memelihara kebersihan lingkungan sekitarnya.
  2. Setiap penghuni bangunan berikut perkarangan dan persil tanah dan atau jalan diwajibkan untuk:
    • Memelihara dan memangkas pohon yang ada di atas persil, pekarangan, atau jalan di depan rumahnya agar nantinya tidak dikuatirkan membahayakan siapa saja yang melintas jika pohon tersebut roboh.
    • Memangkas semak-semak dan pagar hidup yang berada di depan rumah atau di muka persil dan juga di sepanjang selokan-selokan yang berada di sekelilingnya.
    • Membersihkan semua sampah yang berserakan di halaman rumah atau di jalan dan dimasukkan semua ke dalam tong sampah.
    • Menyediakan tempat sampah minimal berukuran 3/4 meter persegi yang terbuat dari bahan kayu atau bahan lainnya dengan catatan harus memiliki penutup, tahan lama, dan bentuknya bagus sehingga indah dipandang mata.
    • Melaksanakan kebersihan sesuai pengumuman, himbauan, dan surat lainnya yang dikeluarkan Pemerintah Daerah.
  3. Setiap penghuni bangunan atau pengusaha atau industri dilarang:
    • Membuang sampah atau menumpuk sampah di jalan, jalur hijau, taman, sungai, parit, selokan, saluran pembuangan air, dan tempat-tempat sampah yang telah ditetapkan oleh Kepala Daerah.
    • Membakar sampah di jalan, jalur hijau, taman, dan TPS serta tempat umum lainnya.
    • Menimbun atau menumpuk bahan-bahan material seperti: Kayu, Besi, Pasir, Tanah, dan material lainnya disepanjang jalan umum dan tempat-tempat yang dipergunakan untuk lalu lintas jalan umum, kecuali seijin Kepala Daerah dengan tujuan pembuangan atau perbaikan jalan.

TERTIB BANGUNAN DAN USAHA

  1. Setiap Orang atau Badan Hukum dilarang:
    • Mendirikan dan membangun, menambah dan atau mengubah bangunan tanpa Surat Izin Mendirikan Bangunan atau masih dalam proses pengurusan izinnya dari Kepala Daerah.
    • Mendirikan bangunan diatas sungai, parit saluran air lainnya di bahu jalan, diatas tanah fasilitas sosial dan fasilitas umum dalam daerah, kecuali untuk kepentingan Pemerintah Daerah atau dengan izin dari Kepala Daerah.
    • Mendirikan bangunan, kios-kios tenda, atau sejenisnya diatas trotoar, sungai, parit saluran pembuangan air di pinggir jalan dan atau diatas badan jalan, diatas tanah fasilitas sosial, fasilitas umum, untuk berjualan atau berdagang.
    • Meletakkan atau menumpukkan barang-barang, peti-peti, dan keranjang di badan jalan umum dengan maksud untuk berjualan dan atau keperluan lainnya.
    • Mendirikan pompa-pompa bensin ditempat menjual bensin serta bahan bakar lainnya di sepanjang jalan dan atau trotoar dan tempat-tempat yang dapat menimbulkan bahaya kebakaran kecuali dengan izin Kepala Daerah.
    • Membuat pagar dari tembok, kayu maupun pagar hidup yang berbatasan langsung dengan jalan umum yang tidak tembus pandang, kecuali untuk bangunan industri atau pabrik dan bangunan lainnya dengan izin tertulis dari Kepala Daerah.
    • Menggunakan pasar, kios, los, kaki lima, gang-gang, lorong-lorong dan pekuburan umum, atau ruangan dibawah jembatan dan taman-taman sebagai tempat tinggal atau bermalam.
    • Menggantung atau memasang papan merek, spanduk, patung, barang lain di jalan atau terlihat dari jalas kecuali atas seijin Kepala Daerah.

TERTIB LINGKUNGAN

TERTIB SUNGAI DAN PARIT

TERTIB PARKIR DAN ANGKUTAN JALAN RAYA

TERTIB USAHA TERTENTU

TERTIB SOSIAL

Tembusan:

  1. Walikota Pontianak
  2. Kapolresta Pontianak
  3. Kodam Kota Pontianak
  4. Kapolsek Kecamatan Kota Pontianak
  5. Koramil Kecamatan Kota Pontianak
  6. Babinkamtibmas Kelurahan Kota Pontianak
  7. Babinsa Kelurahan Kota Pontianak
  8. Ketua RT dan RW Kota Pontianak
  9. Arsip

You might also like More from author

Comments

Proses...