Cara Mengecek dan Keluar dari Google Sandbox

Bagi para blogger dan internet marketersandbox dan banned merupakan dua istilah yang paling dihindari. Yang dimaksud dengan sandbox disini adalah satu kondisi dimana link tulisan kita langsung menghilang dari halaman pencarian Google untuk keyword tertentu. Bahasa sederhananya link tulisan kita sedang “dipenjara” oleh Google. Biasanya hal ini dikarenakan kita telah melanggar aturan-aturan yang telah ditentukan. Sandbox ini biasanya bersifat sementara dimana kita masih bisa melakukan beberapa langkah dan upaya untuk mengeluarkan link tulisan tersebut dari “kotak pasir” Google.

Google Sandbox

Sedangkan untuk banned sendiri kondisinya hampir sama dengan sandbox, hanya saja disini hukuman yang diberikan Google adalah penghapusan link tulisan tersebut secara permanen. Dengan kata lain jika link tulisan atau bahkan link blog kita terkena banned, maka tiada ampun bagimu. Sebenarnya untuk kondisi banned kita diperkenankan melakukan klaim banding atas vonis mati tersebut, cuma pada kenyataannya sangat jarang sekali klaim-klaim tersebut dikabulkan. Jadi, mau tidak mau hanya bisa menerima nasib dan PASRAH… 🙂

Kondisi serupa juga baru-baru ini saya rasakan begitu mengetahui bahwa link tulisan saya di SERP untuk keyword Bank Mandiri Bank Terbaik di Indonesia menghilang total. Setelah saya telusuri melalui tools yang ada, ternyata diketahui link tulisan saya tersebut masuk dalam Sandbox Google. Fiiuuhhh…

Nah, sekarang bagaimana cara untuk mengetahui apakah link tulisan kita terkena dampak sandbox atau bahkan banned???. Agar lebih jelas, berikut langkah-langkah yang harus dilakukan.

CEK SANDBOX

1.  Masuk ke halaman Google Sandbox Checker Tool.

2.  Isi data-data yang dibutuhkan seperti link tulisan dan keyword, klik Submit.

Google Sandbox Checker Tool

3.  Hasilnya adalah…

Google Sandbox Checker Tool Result

Ternyata link tulisan saya masuk dalam sandbox google, sepertinya saya harus melakukan beberapa langkah antisipasi untuk berusaha keluar dari sana. Langkah-langkah tersebut, antara lain:

  1. Lakukan pengeditan terhadap link tulisan yang kena sandbox, tambahkan dengan beberapa kata atau kalimat baru. Cek semua link yang ada, pastikan tidak ada yang broken link.
  2. Buat postingan yang berkaitan dengan Google Sandbox dan arahkan link ke postingan yang terkena efek tersebut (jangan lupa untuk memberi backlink ke Google.Com).
  3. Re-Submit Sitemap blog kita dengan menggunakan bantuan Google Webmaster Tools.
  4. Tambahkan beberapa backlink berkualitas ke link tulisan kita, hal ini dapat dilakukan dengan berkomentar di blog lain.
  5. Setelah selesai, langkah terakhir yang harus dilakukan adalah berdo’a dan berharap Google akan mengindeks kembali link tulisan kita tersebut.

CEK BANNED

1.  Masuk ke halaman Google Banned Site Checker.

2.  Isi data-data yang dibutuhkan seperti alamat blog atau website yang akan dicek, klik Submit.

Google Banned Site Checker Tool

3.  Hasilnya adalah…

Google Banned Site Checker Tool Result

Alhamdulillah, setelah dicek alamat blog saya masih sehat wal afiat dan aman. 🙂

Hanya sekedar ingin menambahkan bahwa selain melakukan beberapa langkah antisipasi diatas, saya juga menonaktifkan fasilitas Auto Links yang terdapat disalah satu plugin wordpress di blog saya. Sepertinya untuk saat ini Google benar-benar sensitif dengan apapun yang berbau auto-auto, cukup buat tulisan yang natural dan fresh content 1.000%. Insya Allah robot Google akan senang berkunjung ke blog kita. Demikian sedikit sharing dari saya, semoga bisa bermanfaat bagi siapa saja. Aminnn… (DW)

Sumber Referensi:

  • http://www.kangmusa.com/2011/03/apa-itu-google-sandbox.html

Sumber Gambar:

  • http://www.box9design.ca/new-websites-and-the-google-sandbox/

You might also like More from author

Comments

Proses...