Cara Membayar Pajak Kendaraan Bermotor

Membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) adalah kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap pengendara kendaraan bermotor di Indonesia. Setiap tahunnya para pengendara kendaraan bermotor wajib untuk melakukan perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sekaligus pajaknya di Kantor SAMSAT terdekat. Untuk tempo pembayaran ditentukan berdasarkan bulan penerbitan STNK, lewat dari itu maka wajib pajak akan dikenakan denda yang jumlah besarnya tergantung kepada jenis kendaraan, kapasitas mesin, dan tahun pembuatan. Semakin mahal harga beli kendaraan maka akan semakin besar pajak yang harus dibayar. :-)

Gambar siklus diatas menunjukkan bagaimana alur proses pembayaran pajak kendaraan bermotor dilakukan. Sedangkan untuk syarat-syarat awal yang harus disiapkan, antara lain:

  1. Fotokopi Kartu Identitas (KTP) sebanyak 2 lembar
  2. Fotokopi STNK sebanyak 2 lembar
  3. Fotokopi BPKB sebanyak 2 lembar
  4. STNK dan BPKB asli (hanya untuk ditunjukkan pada saat melakukan pendaftaran)
  5. Hasil cek fisik mesin kendaraan bermotor (hanya dibutuhkan pada saat pengesahan perpanjangan 5 tahun sekali)

Sedangkan untuk melakukan proses Bea Balik Nama Kendaraan, dapat lihat alur siklusnya dibawah ini:

Kebetulan semua informasi dan screenshot gambar siklus diatas saya peroleh dari brosur Mekanisme Penerbitan STNK ketika akan membayar pajak motor Yamaha Mio Soul milik saya di Kantor SAMSAT Pontianak. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi siapa saja yang membutuhkan. Pesan terakhir dari saya, jangan lupa untuk selalu bayar pajak kendaraan ya teman-teman. :-) (DW)

Kata Kunci Pencarian Terkait:

Bagikan Ini Share on Facebook4Share on Google+0Share on LinkedIn0Pin on Pinterest0Tweet about this on Twitter2
Tags:
author

Author: 

Blog yang berisi info mengenai Pontianak, perjalanan Blogger Borneo, liputan kegiatan, dan review produk jasa terbaru. Jika ada yang berminat produknya direview langsung aja menghubungi 08565030366. Thanks...

Leave a Reply