Bubur Pedas Pak Ngah, Wisata Kuliner Pontianak Khas Sambas

Bermula dari menerima tawaran untuk bertemu sekaligus sarapan bareng Mbak Nunik, seorang sahabat komunitas online dari Jakarta, kisah perjalanan wisata kulinerku berlanjut ke Bubur Pedas Pak Ngah. Secara kebetulan, setelah seminggu sebelumnya sempat berkunjung ke Serikaya Suka Hati dan Warung Nasi Mak EtekBubbor Paddas Pa’ Ngah menjadi tujuanku berikutnya. Meski lokasi kuliner khas Sambas ini sudah cukup lama berdiri, bahkan tokoh kuliner Indonesia pun sudah pernah datang berkunjung kesini, namun diriku baru sempat datang pada hari ini. Dasar blogger ndeso, tunggu diajak makan gratis baru mau buat tulisan review. Wkwkwkwkwkw……

Wisata Kuliner Pontianak - Bubbor Paddas Pa Ngah

Tepat jam 09.30 saya tiba di lokasi, tepatnya di Jl. Pangeran Nata Kusuma Samping Gang Siliwangi Pontianak. Dari kejauhan sudah terlihat Mbak Nunik duduk bersama adiknya di salah satu meja. Sepertinya mereka berdua telah terlebih dahulu memesan menu bubur pedas khas buatan Pak Ngah karena penampakan dua porsi telah nyata wujudnya diatas meja. Saya sendiri menyusul melakukan pemesanan dengan menjadikan menu Bubbor Paddas Plus Kikil sebagai pilihan utama. Selain Bubur Pedas Kikil, ternyata masih ada menu utama lainnya yaitu Bubur Pedas Biasa dan Bubur Pedas Plus Tulang. Mau tahu bagaimana wujud asli dari pesanan saya, nih dia penampakannya… 🙂

Wisata Kuliner Pontianak - Bubur Pedas Pak Ngah

Dengan ditemani dengan segelas teh hangat, rasanya momen sarapan saya kali ini akan menjadi salah satu kenangan yang tak dapat dilupa. Bagaimana bisa lupa, selain rasa bubur pedasnya yang cukup nikmat, eh pas makannya ada makhluk cantik lagi yang nemenin didepan mata. Eeeeeeeeeaaaaaaaaaaaaaaa…… *Mode Blogger Gombal ON*

Wisata Kuliner Pontianak - Bubor Paddas Pa Ngah

Sempat beberapa lama melakukan pembicaraan hangat mengenai Pesta Blogger, On Off ID, Saling Silang, dan lain sebagainya, tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 10.30. Karena saya masih memiliki janji lain maka sesi sarapan silaturahim pagi ini harus berakhir, sebelumnya saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Mbak Nunik atas undangan sarapannya. Kebetulan keesokan paginya Mbak Nunik sudah harus kembali ke Jakarta, maka sepertinya dilain kesempatan kami baru bisa akan bertemu kembali.

Wisata Kuliner Pontianak - Bubur Pedas Pa Ngah

Pada akhirnya disetiap perjumpaan pasti akan ada yang namanya perpisahan. Setelah eksekusi bubur pedas Pak Ngah selesai dilakukan, sekarang giliran adiknya Mbak Nunik yang mengeksekusi semua pembayarannya. Nah, sekarang saatnya mohon diri dulu. Buat Mbak Nunik, hati-hati dijalan yach… Semoga selamat sampai di tujuan dan jangan lupa salam buat semua teman-teman disana. Insya Allah kita akan bertemu dilain kesempatan, aminnn… (DW)

Catatan:

Kata “pedas” pada bubur pedas ini bukanlah mengandung arti pedas yang sebenarnya, namun kata “pedas” disini digunakan untuk menandakan bahwa kuliner khas Sambas ini terdiri dari berbagai macam campuran sayuran seperti: kangkung, cambah, kacang panjang, jagung muda, kacang tanah. Kalau mau ditambah dengan ikan teri atau daging (ayam, sapi, dan kambing) juga boleh-boleh saja asalkan bahan dasar utama pembuatnya yaitu beras sangrai sama kelapa tua yang sudah diparut dan diolah. Kalau dalam bahasa Sambas, kuliner ini disebut BUBBOR PADDAS. 🙂

You might also like More from author

Comments

Proses...