Belajar Menjadi Pengguna Bijak, Medsos Bukan Tempat Menebar Dosa

Innalillahi Wainnailaihi Roji’un, sebelumnya Blogger Borneo turut mengucapkan belasungkawa atas wafatnya salah seorang anggota polisi dari Sektor Sungai Raya bernama Bripka Dede Rahmat ketika sedang menjalankan tugas pada hari Rabu (29/06/2016) sekitar pukul 19.30 WIB. Menurut informasi yang diperoleh dari beberapa sumber, almarhum wafat karena mengalami kecelakaan ditabrak oleh truk tronton yang sedang dikawalnya sendiri.

Oke, disini Blogger Borneo tidak akan membahas lagi mengenai terjadinya kecelakaan tersebut karena semua sudah diurus dan diproses oleh pihak kepolisian. Sedangkan almarhum Bripka Dede Rahmat sendiri sampai tulisan ini dibuat masih sedang dalam proses persiapan pemakaman.

Mungkin hampir sama seperti kasus kebanyakan, begitu Blogger Borneo mengetahui info mengenai terjadinya kecelakaan ini melalui beberapa status miliknya para pengguna facebook Pontianak, satu hal yang sudah bisa diprediksi adalah bakal menyebarnya penampakan foto-foto korban di media sosial. Apalagi ketika Blogger Borneo mengetahui bahwa kondisi korban cukup bisa membuat hati ini menangis. Sepertinya kejadian ini akan menjadi bahan viral yang tepat bagi para pengguna medsos yang tidak memiliki hati nurani.

Almarhum Bripka Dede Rahmat Semasa Hidup
Almarhum Bripka Dede Rahmat Semasa Hidup

Tidak butuh waktu lama untuk melihat prediksi tersebut menjadi kenyataan, dari beberapa halaman akun pengguna facebook Pontianak yang ada, foto-foto kondisi almarhum Bripka Dede Rahmat sesaat mengalami kecelakaan sudah cukup banyak menarik komentar dari para netizen lain. Diantara komentar-komentar tersebut ada yang isinya mengaminkan, ada juga yang meminta dengan sangat agar foto-foto tersebut dihapus karena dikuatirkan akan membuat pihak keluarga bertambah sedih.

Blogger Borneo kemudian mencoba untuk masuk ke dalam grup pengguna facebook yang cukup terkenal dan sering digunakan oleh para netizen Pontianak yaitu Pontianak Informasi (PI) dan Pontianak Informasi. Melalui kedua grup facebook ini, ternyata situasinya sudah sedemikian parah karena beberapa diantara para membernya saling berbagi dan berkomentar sehingga menjadilah viral. Dalam hati Blogger Borneo hanya bisa berucap apakah mereka tidak sadar dengan apa yang dilakukan sudah benar-benar diluar etika dan hati nurani. Apakah mereka tidak berpikir bagaimana jika hal tersebut dialami oleh dirinya atau keluarganya sendiri. Astaghfirullah Hal Adzim…

Melalui tulisan ini Blogger Borneo ingin mengajak kepada para pengguna medsos khususnya yang ada di Pontianak Kota Bersinar untuk sama-sama belajar menjadi seorang pengguna cerdas dan bijak. Sebelum memutuskan untuk menyebarkan sebuah informasi, baik itu dalam bentuk tulisan, gambar, maupun video, sebaiknya dipertimbangkan dulu apa dampak positif maupun negatif yang akan dapat timbul setelah status tersebut diposting.

Jika Blogger Borneo perhatikan, beberapa akun pengguna yang menyebarkan foto-foto di grup facebook Pontianak tersebut bukan merupakan akun asli alias palsu. Akun-akun seperti ini memang cukup banyak tersebar dan biasanya dibuat dengan tujuan untuk penyebaran informasi-informasi yang sifatnya bisa menjadi viral. Oleh karena itu, kita jangan mudah terpancing dengan akun-akun ini.

Ingat, menyebarkan sebuah informasi positif jika itu bermanfaat maka kita akan mendapatkan pahala. Dan sebaliknya, jika informasi yang disebar itu sifatnya mudharat sehingga menimbulkan kerugian secara moril maupun materil bagi orang lain maka kita juga akan mendapat bagian dosanya. Think Before Posting, Berpikir Sebelum Menulis Status.

Bagi pihak keluarga almarhum Bripka Dede Rahmat, selalu tabah dan kuat dalam menghadapi semuanya. Insya Allah almarhum Khusnul Khotimah karena wafat ketika sedang melaksanakan tugas dan bertepatan dengan bulan Ramadhan 1437 Hijriah. Amin Ya Rabbal Alamin… Al-Fatihaah… (DW)

Sumber Foto: Rangga Anggita

You might also like More from author

Comments

Proses...