Belajar dari Kasus Nononk, Berpikirlah 1000 Kali Sebelum Berkomentar

Nononk (bukan nama sebenarnya), belakangan ini sedang menjadi hits di media sosial karena beberapa foto pribadinya yang terkesan vulgar tersebar secara luas dari sebuah akun facebook pribadi bernama Ina Si Nononk. Sampai tulisan ini dibuat, akun facebook tersebut diduga telah dihapus oleh pemilik akun sebenarnya. Hal ini Blogger Borneo ketahui dari info-info yang beredar dari media sosial juga. Adapun akun facebook dengan nama sama yang masih bisa dilihat untuk saat ini kemungkinan besar merupakan akun-akun buatan milik orang lain. Ya harap maklum saja, bagi sebagian orang pasti ada yang memanfaatkan kesempatan dibalik kemunculan kasus ini.

Sesaat setelah foto-foto tersebut menyebar secara luas di media sosial, berbagai komentar dari para netizen yang jika diperhatikan sebagian besar isinya adalah hujatan, cacian, makian, hinaan, maupun komentar negatif lainnya. Sedangkan di sisi lain, para pemilik-pemilik akun alay maupun portal-portal berita abal-abal pun mulai menyebarkan berita ini karena dianggap memiliki unsur viral yang dianggap bisa mendatangkan trafik pengunjung secara drastis. Padahal secara jelas mereka tahu, paham, dan sadar bahwa pemberitaan negatif yang mereka sebarkan sama sekali belum diklarifikasi kebenarannya. Blogger Borneo sendiri masih belum berani untuk ikut-ikutan latah berkomentar negatif dan menyebarkan isu tersebut kemana-mana karena masih ragu akan kebenarannya.

Status dari Salah Satu Pengguna Facebook Diduga Nononk
Status dari Salah Satu Pengguna Facebook Diduga Nononk

Beberapa hari berlalu, tepatnya kemarin media sosial kembali dihebohkan dengan kemunculan sebuah postingan dari pemilik akun bernama Dinda Meilandary yang diduga Nononk sebenarnya. Mungkin jika di search di facebook, nama akun ini masih aktif dan bisa dihubungi. Blogger Borneo pun mencoba untuk melakukan komunikasi secara langsung melalui pesan pribadi, namun sampai saat ini masih belum mendapat respon dari yang bersangkutan.

Sebenarnya Blogger Borneo sudah yakin bahwa pemilik akun ini 99% tidak akan merespon karena situasi dan kondisi saat ini sudah tidak menentu. Tapi karena Blogger Borneo berusaha untuk mencari info yang sebenarnya, proses klarifikasi tetap harus dilakukan. Masalah direspon atau tidak itu urusan belakang, toh tulisan ini dibuat bukan untuk menjustifikasi atau memojokkan Ina Si Nononk sebagai seorang gadis berandal yang terjebak dalam pergaulan bebas.

Mengenai kisah selengkapnya munculnya postingan “klarifikasi” tersebut Blogger Borneo tidak akan mengulasnya secara panjang lebar disini, toh infonya sudah cukup banyak tersebar di media sosial. Tinggal pandai-pandai kita dalam melihat dan mengolah data yang ada. Satu hal yang benar-benar Blogger Borneo mau tekankan dengan munculnya kasus ini adalah jangan pernah “latah” mengomentari isu-isu yang banyak tersebar luas di media sosial. Jadi ingat dengan statement dari sutradara Alif Lam Mim, Anggi Umbara ketika Blogger Borneo bersama istri mengikuti kegiatan nonton bareng film full versionnya hari Minggu lalu (05/03/2016). Pada saat itu Beliau mengatakan bahwa “Media Sosial adalah Media Fitnah”. Dan memang jika kita lihat kondisinya saat ini, itulah yang sedang terjadi.

INGAT!!! Ketika kita menyebarkan foto-foto vulgarnya Ina Si Nononk, meskipun benar maka itu sudah masuk dalam kategori GHIBAH. Dan setelah beberapa hari ternyata muncul sebuah status “klarifikasi” dari Nononk sebenarnya yang menyatakan bahwa akun facebook tersebut palsu dan dibuat oleh mantan cowoknya yang merasa sakit hati, jika ini benar maka kondisinya akan menjadi FITNAH. Gila lu men… Dosa GHIBAH dan FITNAH langsung diborong sekaligus… 🙂

So, sudah bisa ditebak kan kesimpulan dari tulisan ini apa? Pintarrrrrr… Berpikirlah 1000 Kali Sebelum Berkomentar. (DW)

Sumber Gambar:

  • https://www.facebook.com/bunda.kenzo.3/posts/426537797521387?pnref=story

You might also like More from author

Comments

Proses...